Label

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Januari 2015

AGAMA DAN INTERNET

Fenomena maraknya informasi berbau keagamaan di internet tidak lepas dari karakter umum dunia dewasa ini. Teknologi komunikasi telah memungkin melakukan terobosan-terobosan dalam berkomunikasi dari tradisional ke modern. Internet salahsatu anak kandung dari kemajuan teknologi informasi menjadi salah satu jembatan penting dalam memediasi perkembangan berkomunikasi, termasuk dalam informasi keagamaan.

Minggu, 02 November 2014

ISLAM DI SPANYOL 711-1492 M: Sebagian catatan periode pertengahan Islam di Barat

Pendahuluan
Islam yang menyejarah dan dicatat sebagai bagian peradaban dunia, tentu akan berbeda dengan Islam sebagai sumber spirit (agama) bagi para pelaku sejarahnya itu sendiri.[1] Kondisi ini dapat dilihat dari beberapa catatan sejarah perjalanan Islam yang disajikan para pemerhati bidang ini. Sejarah sebagai catatan dialektika kreasi manusia antar ruang dan waktu tidak selalu menampilkan wajah yang nyaman (baik) sekalipun dari aspek spiritnya (seperti Islam misalnya) memiliki muatan nilai-nilai positif. Setidaknya hal ini dapat disaksikan dari catatan sejarah bahwa di samping kemajuan-kemajuan (pada beberapa bidang) tidak berarti menghapus jejak kekurangannya.

Kamis, 23 Oktober 2014

MUSLIM MINORITAS: Kajian Atas Komunitas Muslim di Tibet

Pendahuluan
            Salah satu kajian yang penting untuk diungkapkan adalah mengenai komunitas muslim di Negara-negara yang secara jumlah mereka menempati posisi minor. Komunitas muslim minoritas ini, sebarannya hampir dapat dtemukan pada setiap belahan dunia. Apakah ia di Asia, Eropa atau daratan Amerika dan Afrika. Salah satu komunitas muslim minoritas adalah yang dapat ditemukan di daerah Asia khususnya di daerah Tibet. Tibet yang selama ini dikenal sebagai pusat pengembangan Budha, namun diantara penduduknya terdapat sebagaian mereka yang memeluk agama Islam. Mereka memiliki cri khas yang unik, dan inilah  yang menarik untuk dieksplorasi lebih jauh.

Rabu, 03 September 2014

SYARAH DAN KRITIK DENGAN METODE TAKHRIJ HADITS MENCEGAH KEMUNKARAN DENGAN TANGAN, LISAN DAN HATI


Dakwah dalam pengertian tertentu setara dengan tugas manusia untuk melakukan ’amr ma’ruf dan nahyi munkar. Esensi tugas ini sendiri direkam dalam qur’an surat Alu Imran ayat 104 dan 110. Muhammad saw sang pembawa risalah ada menjelaskan dalam haditsnya bahwa dalam kerangka nahyi munkar setidaknya melibatkan tiga dimensi, pertama bi yadihi, bi lisanihi dan bi qolbihi.
Artikel ini mencoba membedah teks hadis dimaksud dengan metode takhrij.

Jumat, 18 Juli 2014

KERANCUAN MEMAHAMI KONSEP ‘TEKNIS’ DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENILAIAN ANGKA KREDIT WIDYAISWARA


oleh Firman Nugraha
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis makna ‘Teknis’ pada setiap konteks gramatika yang dalam nomenklatur yang berlaku dalam Diklat. Suatu konsep tertentu dalam analisis makna dapat menampilkan makna ganda, hal ini akibat perbedaan hubungan konsep dengan konteks.  Demikian pula halnya dengan konsep ‘Teknis’ dalam lingkungan Diklat di Kementerian Agama. Perbedaan memahami konsep ‘Teknis’ dapat berimplikasi pada perbedaan cara menentukan angka kredit yang diajukan widyaiswara atas pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya.
Kata Kunci : Angka Kredit, Widyaiswara, Jabatan Fungsional.

Senin, 07 Juli 2014

Dari AKD ke Pelaksanaan Diklat: Kajian penyelenggaran AKD di Balai Diklat Keagamaan Bandung dalam tinjauan Teori Goldstein


Analisis Kebutuhan Diklat yang selanjutnya disingkat AKD menjadi dasar yang penting bagi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi aparatur, termasuk di Kementerian Agama. 

Rabu, 08 Mei 2013

MEMBANGUN KOMITMEN, LOYALITAS DAN KEPUASAN MELALUI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL


Moch. Fachrurozy

Abstract
There are two paradigms we can found when discussing about leadership; those are transactional and transformational leadership. This paper is to examine the contribution of transformational leadership to commitment and its concomitants of involvement, loyalty, and satisfaction. I also consider the mechanisms underlying the process. Although transformational leadership clearly affects the performance of work groups and organizations, the strongest effects of transformational leadership seem to be on followers’ attitudes and their commitment to the leader and the organization. Moreover, it may be that it is the extraordinary commitment of followers of transformational leaders that underlies the exceptional performance of many groups led by transformational leaders.

Selasa, 23 April 2013

IDENTITAS ULIL AMRI

oleh Firman Nugraha

Pendahuluan
Pemimpin dan kepemimpinan menjadi isu penting kaitannya dengan dinamika kemasyarakatan. Kepemimpinan merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin dalam memimpin suatu kelompok, baik terorganisasi maupun  tidak. Peranannya sangat penting, mengingat pemimpin adalah sentral figur dalam kelompok tersebut. Pemimpin menjadi barometer keberhasilan kelompok dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemberian motivasi, pengawasan sehingga tercapainya tujuan-tujuan bersama dalam kelompok tersebut. Dengan demikian, kepemimpinan yang baik dapat meningkatkan kemampuan bawahan untuk menunjukan kualitas kerja secara maksimal, sehingga pencapaian tujuan dapat dilakukan secara efesien dan efektif.

Senin, 23 Juli 2012

CITRA PEREMPUAN DALAM BUDAYA SUNDA

Bagaimanakah kedudukan wanita di Jawa Barat? Khususnya dalam perspektif budaya Sunda? Setidaknya ada dua pandangan yang berlawanan tentang hal ini. Pertama mereka yang memandang bahwa Budaya Sunda sangat menghormati kedudukan wanita, dan kutub berikutnya yang secara ekstrim menunjukkan bahwa wanita Sunda seringkali terpojokkan pada satu posisi yang lebih buruk mengenai citra dirinya.

Rabu, 27 Juni 2012

WANITA ISLAM DALAM KELUARGA DAN KARIR

Kartini di masanya telah menorehkan gagasan cemerlang untuk kebangkitan kaum perempuan di lingkungan keratonnya. Sartika secara lebih konkrit telah membangun kiprah nyata melalui pendirian sekolah-sekolah untuk kaum perempuan di Bandung. Cut Nyak Dien dan Cut Nyak Meutia secara nyata turut angkat senjata bahu membahu dengan Teuku Umar melawan kolonialisme di Aceh. Nama-nama itu hanya bagian kecil yang telah kita kenal atas kiprah wanita dalam kehidupan sosial. Lebih jauh di masa Nabi, Khadijah, Aisyah mereka adalah diantara Ummul Mukminin yang turut serta menegakkan syiar Islam di periode awal.


Kamis, 19 April 2012

MADZHAB TAFSIR


Oleh : Shohib[2]

A. Pendahuluan
            Madzhab tafsir al-Qur’an merupakan salah satu tema besar yang mengkaji mengenai berbagai upaya kelompok atau individu untuk menegakan kitab suci, bagaimana setiap diri mereka berusaha memahami dan menginterpretasi setiap makna kata sehingga satu kata memiliki ragam tafsir dan pemahaman dan tendensi kepentingan yang diusung oleh penafsirnya. Tafsir dalam khazanah intelektual muslim tidak terlepas dari latar belakang pemahaman, tujuan dan tendensi tertentu. Hal ini dapat dilihat dari berbagai macam produk tafsir al-Qur’an yang berkembang. Dalam kalangan terbatas ada yang melarang menafsirkan apalagi menakwilkan kitab suci karena telah dianggap memanipulasi kalam Allah, meskipun akhirnya mayoritas umat islam mengakui dan menyepakati satu bentuk kitab suci, yaitu Mushaf Utsmani, tetapi pemahamannya sangat beragam.

Selasa, 06 Maret 2012

TUJUAN DAKWAH

TUJUAN DAKWAH[1]
Oleh : Shohib[2]

Hakikat dakwah merupakan usaha seruan atau ajakan kepada kesadaran atau mengubah situasi kepada situasi yang lebih baik dan sempurna menurut ajaran Islam baik terhadap pribadi maupun masyarakat. Dengan  kalimat lain dakwah merupakan usaha orang beriman untuk mewujudkan Islam dalam segi kehidupan baik terhadap individu, keluarga, masyarakat. Dakwah merupakan aktualisasi iman dan kewajiban serta tugas suci  setiap muslim sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas masing-masing.


Selasa, 22 November 2011

Teknik Evaluasi dan Pelaporan Kegiatan Penyuluhan Agama

Saudara-saudara para penyuluh agama, kegiatan kita sedikit banyak berbeda dengan mitra kita para kyai atau ustadz yang sama sama bergerak dalam dakwah. Kaitannya dengan status kepegawaian kita sebagai bagian dari PNS, maka setiap gerak kegiatan yang telah direncanakan tentu harus ada evaluasi dan pelaporan kegiatannya. Tahapan ini selain sebagai wujud kinerja kita juga merupakan jejak penting bagi pemerintah untuk melihat gradasi pembangunan keagamaan yang menjadi amanat Kementerian Agama. Berikut ini kami sajikan modul terkait dengan Teknik Evaluasi dan Pelaporan Kegiatan Penyuluhan Agama ini. Silahkan klik disini untuk mengunduhnya. Semoga bermanfaat.

Wajah baru dalam performa Diklat Teknis

Terbitnya PerKaLAN nomor 13,14 dan 15 tahun 2011 memberikan sebuah wajah baru dalam dunia pendidikan dan pelatihan. Lebih khsusu bagi Kementerian Agama adanya regulasi ini menjadi jawaban dari pertanyaan saya sendiri dalam blog ini dengan judul "sudah tepatkah penjenjangan dalam diklat teknis?". Saya tidak menggugat keberadaan diklat teknis yang dijenjangkan, alih-alih mencoba menemukan formula yang tepat dalam kerangka memberikan pelayanan bagi pegawai Kementerian Agama untuk meningkatkan kompetensi teknis dan fungsional mereka.

Rabu, 24 Agustus 2011

PENJENJANGAN DALAM DIKLAT TEKNIS SUDAH TEPATKAH?

Jawaban terhadap pertanyaan sekaligus judul di atas mungkin tepat atau juga tidak tepat. Lebih jauh dapat ditelusuri siapakah peserta diklat teknis itu? Jawabnya adalah tenaga pendidikan (guru dan dosen) serta pelayan keagamaan. Dan diketahui bahwa guru dan dosen adalah pejabat fungsional. Demikian pula halnya jabatan penyuluh dan penghulu dalam konteks pelayan keagamaan adalah pejabat fungsional yang merupakan khas Kementerian Agama. Namun demikian, dalam konteks kediklatan mereka dikategorikan menjadi tanggungjawab penyelenggara diklat teknis. Kaitan dengan hal itu, maka bisa dikatakan tepat jika (beberapa) diklat teknis dijenjangkan yakni untuk menjawab kompetensi mereka sesuai dengan tupoksi jabatannya sebagaimana berlaku dalam jabatan fungsional.

Kamis, 07 Juli 2011

Penyuluh juga BISA!!!

Pada awal penyelenggaraan DJJ di Kementerian Agama, khususnya BDK Bandung pernah terbersit ketidakyakinan bahwa Diklat Jarak Jauh bagi Penyuluh dapat diselenggarakan. Beberapa pemikiran yang muncul adalah apakah mereka secara personal sudah mampu mengakses teknologi informasi? Apakah sudah tersedia alat yang mendukung bagi mereka? Apakah bahan ajar (modul) sudah lengkap? Apakah Widyaiswaranya mampu untuk menjadi tutor?

Selasa, 21 Juni 2011

DJJ Penyuluh siapa pesertanya?

Sungguh luar biasa, sebagai program yang pertama kali di gelar untuk para tenaga fungsional penyuluh keagamaan, peminatnya sangat banyak. Di sebut sangat banyak karena melebih harapan yang sesungguhnya hanya diperlukan 30 orang saja. Saat ini yang masuk ke meja pendaftaran mencapai 82 orang dan masih terus mungkin bertambah.

Sabtu, 14 Mei 2011

Menulis yang menyenangkan

Pernahkan ketika kita membaca sebuah tulisan (karya orang lain tentunya) kita terlintas sauatu pemikiran "Kalo cuman segitu, aku juga bisa". Teman, ini adalah modal dasar kita. Namun yang sering kita lupakan adalah ketika gagasan itu muncul kita tidak pernah mendokumentasikannya dalam media tulisan. Sehingga ide cemerlang itu lewat begitu saja tanpa kita sempat memanfaatkannya menjadi sesuatu yang jauh lebih bermakna ketimbang sekedar mencemooh.

Selasa, 10 Mei 2011

Seputar Menulis

Sejak tahun 2009 saya berbagi dengan teman teman penyuluh tentang tulis menulis baik yang agak serius dengan judul mentereng Teknik Menyusun Karya Tulis Ilmiah maupun dengan gaya yang lebih ringan. sepanjang itu pula saya banyak berguru kepada mereka (karena saya sendiri bukan  berarti jago dalam bidang ini, cuma senang saja). Banyak sudah (dan mungkin masih akan bertambah) kesempatan untuk berbagi pengalaman ini dengan teman-teman penyuluh agama baik ketika saya harus menyampaikannya dalam acara Diklat di Tempat Kerja  (DDTK) maupun ketika mereka yang dipanggil ke Balai Diklat Keagamaan Bandung.

Rabu, 20 April 2011

Shaum dan revitalisasi kesabaran

Bulan Ramadhan pertama pasca hijrah umat Islam tidak kering dari ujian keimanan, perang Badr pecah antara umat islam dengan kaum musyrikin Quraisy. Dalam peristiwa itu, Hamzah yang juga dijuluki Singa Allah harus syahid dalam mempertahankan Agama Allah, lain dari itu kondisi tubuhnya sungguh mengenaskan bekas tebasan tidak terbilang, juga harus menerima sumpah Hindun yang merenggut jantungnya dan memperlakukannya dengan tidak semestinya.