Bagi Penyuluh Agama Ahli Muda, salah satu strategi yang diharapkan dapat dilakukan adalah melalui pementasan. Strategi ini dalam rangka mendekatkan dengan kultur dan kondisi psikologis jamaah. Silahkan unduh disini untuk mempelajari modul terkait.
Senin, 09 Desember 2013
Rabu, 28 Agustus 2013
POLA
Apa yang membuat suatu karya memiliki perbedaan penyebutan secara spesifik meskipun ia memiliki beberapa kriteria umum yang sama? Jawabannya adalah pola. Jika anda disajikan sebuah pola tertentu untuk dijahitkan maka hasil jahitan anda memiliki nama spesifik, apakah ia disebut kemeja, jas atau jaket. Bukan ia masih mewakili konsep pakaian? Tetapi ia memiliki ciri khusus yang menjadikannya memiliki sebutan berbeda. itulah pola!
Konsep ini berlaku pula pada penyusunan karya tulis. Menulis secara umum sama saja pengertiannya yakni menuangkan gagasan secara tertulis dan tentu memenuhi kaidah penulisan umumnya. Namun demikian, ketika dikatakan menyusun karya tulis artinya tulisan anda mengikuti pola tertentu yang menjadikannya memiliki ciri khas sehingga suatu karya tulis disebut memiliki nuansa ilmiah, atau sekedar bahan ajar untuk suatu pertemuan pembelajaran. Demikian pula halnya dalam penyusunan bahan materi penyuluhan agama.
Konsep ini saya sampaikan dalam pertemuan dengan teman teman Penyuluh Agama Katolik di Hotel Papyrus Bogor tanggal 26 Agustus 2013 tempo hari. Dalam kesempatan tersebut saya sangat banyak belajar dari mereka. Bagaimanapun, ketika saya berdiri di depan teman teman peserta, Saya bukanlah satu satunya sumber belajar, merekapunmerupakan sumber belajar yang baik.
Saya berharap masih bisa berbagi dengan siapapun sesama teman teman penyuluh Agama untuk bersama sama membangun negeri ini. Klik disini untuk mengunduh modul KTI bagi Penyuluh Agama
Selasa, 25 Juni 2013
Psikologi Sosial
Kita sering melalui beragam peristiwa sosial. Sebagai bagian dari peristiwa itu kadang kita tidak menyadari mengapa, dan bagaimana peristiwa tersebut dapat berlangsung. Sains, memberikan sumbangan pengetahuan untuk membedah berbagai gejala peristiwa sosial tersebut dalam Psikologi Sosial. Diantara buku yang dapat dibaca adalah Social Psychology karya Hogg. Unduh disini untuk membacanya.
Rabu, 08 Mei 2013
MEMBANGUN KOMITMEN, LOYALITAS DAN KEPUASAN MELALUI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL
Moch. Fachrurozy
Abstract
There are two paradigms we can found
when discussing about leadership; those are transactional and transformational
leadership. This paper is to examine the contribution of transformational
leadership to commitment and its concomitants of involvement, loyalty, and
satisfaction. I also consider the mechanisms underlying the process. Although
transformational leadership clearly affects the performance of work groups and
organizations, the strongest effects of transformational leadership seem to be
on followers’ attitudes and their commitment to the leader and the
organization. Moreover, it may be that it is the extraordinary commitment of
followers of transformational leaders that underlies the exceptional
performance of many groups led by transformational leaders.
Selasa, 23 April 2013
IDENTITAS ULIL AMRI
oleh Firman Nugraha
Pendahuluan
Pemimpin dan kepemimpinan menjadi isu penting kaitannya dengan dinamika kemasyarakatan. Kepemimpinan merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin dalam memimpin suatu kelompok, baik terorganisasi maupun tidak. Peranannya sangat penting, mengingat pemimpin adalah sentral figur dalam kelompok tersebut. Pemimpin menjadi barometer keberhasilan kelompok dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemberian motivasi, pengawasan sehingga tercapainya tujuan-tujuan bersama dalam kelompok tersebut. Dengan demikian, kepemimpinan yang baik dapat meningkatkan kemampuan bawahan untuk menunjukan kualitas kerja secara maksimal, sehingga pencapaian tujuan dapat dilakukan secara efesien dan efektif.
Rabu, 13 Maret 2013
Paparan Perubahan Kurikulum Nasonal
Perubahan Kurikulum dengan identitas Kurikulum 2013 bagi Balai Diklat Keagamaan Bandung menjadi bagian dari program penting agar para guru dan madrasah di Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat tidak ketinggalan informasi. Untuk itu sebagai lembaga yang bertanggunjawab dalam meningkatkan mutu tenaga pendidik di Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat, Balai Diklat Keagamaan Bandung pada tanggal 13 Maret menyelenggarakan seminar sehari dengan menghadirkan narasumber dari Puskurbuk Kemendikbud dan pejabat berwenang dari Kementerian Agama.
Bagi teman-teman yang memerlukan bagian dari tayangan seminar tersebut dapat mengunduhnya disini.
DJJ PENYULUH AGAMA JILID II
Setelah sempat absen pada tahun 2012, kini di tahun 2013 Balai Diklat Keagamaan Bandung kembali membuka progam Diklat bagi Penyuluh Agama dengan model Pembelajaran Jarak Jauh. Pada tahun 2011 peminat (pendaptar) cukup banyak, kiranya mereka yang belum terakomodir pada tahun 2011 dapat menjadi prioritas pada tahun 2013 ini.
Bagi anda Penyuluh Agama di wilayah tugas Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat yang belum pernah atau belum mendapat alokasi Diklat reguler yang diasramakan, dapat juga mendaptar pada program ini. Program ini terutama ditujukan kepada mereka yang cukup melek dengan teknologi danmemiliki self regulated learning yang tinggi.
Rabu, 13 Februari 2013
Pedoman Penilaian Angka Kredit PA
Beberapa teman-teman penyuluh kadang "merasa kesulitan dalam melaporkan kegiatannya terutama berkenaan dengan perolehan Angka Kredit terkait persyaratan naik pangkat dan jabatan. Pedoman berikut mudah-mudahan dapat membantu teman-teman penyuluh dalam melakukan estimasi kebutuhan Angka Kredit dan cara menyusunnya. Silahkan klik disini untuk mengunduhnya.
Senin, 14 Januari 2013
Pedoman Pembentukan Kelompok Sasaran PA
Dewasa ini masih terdapat teman-teman penyuluh yang memanfaatkan kelompok jamaah binaan yang sudah terbentuk sebelumnya sebagai lahan tugas. Namun demikian sesungguhnya harapan terbesar bagi teman-teman penyuluh adalah menyisir anggota masyarakat yang belum terjamah oleh kelompok binaan baik pemerintah maupun masyarakat. Inilah pedoman yang dapat dijadikan rujukan yang diterbitkan oleh Kementerian Agama.
Silahkan klik disini untuk mengunduhnya.
Senin, 23 Juli 2012
CITRA PEREMPUAN DALAM BUDAYA SUNDA
Bagaimanakah kedudukan wanita di Jawa Barat? Khususnya dalam perspektif budaya Sunda? Setidaknya ada dua pandangan yang berlawanan tentang hal ini. Pertama mereka yang memandang bahwa Budaya Sunda sangat menghormati kedudukan wanita, dan kutub berikutnya yang secara ekstrim menunjukkan bahwa wanita Sunda seringkali terpojokkan pada satu posisi yang lebih buruk mengenai citra dirinya.
Kurang Nyusu
Bubar
Jumaahan barudak tinglaliud hareupeun kios vcd bajakan nu lolobana ngajual kasét video klip amatiran. Loba pisan
“penggemarna” video klip nu kitumah,
dalah mun aya dina nu hajatan gé
rajeun sok pada ngajugjugan pajarkeun téh
itung-itung ronggéng baheula.
Beuki meuweuhna jelema nu resep nongton kana sarupaning orat nu
diobral, ceuk si Adun mah etatéh
masalah nu gedé kacida jeung jelas
éfistemologina cenah semu édég. Barudak bengong nempo pamolah si Adun nu siga kacalikan téh.
“Déngékeun siah”, cenah. “Da lamun silaing kabéh nyusuna parat dua
taun mah can tangtu pakokolot resep untap intip jeung tuang toong, komo
ngahajakeun nempokeun orat mah”. “Pédah ilaing nyusuna parebut jeung bapa
manéh, atawa dihilian ku susu sapi tah balukarna iliaing pan resep pisan kana
paoratan téh, antukna nagara kacow, malah pamaréntah kudu nyieun satgas sagala,
da di lembur déwék mah baheula satgas téh kumendan hangsip. (16 Maret 2012)
Rabu, 27 Juni 2012
WANITA ISLAM DALAM KELUARGA DAN KARIR
Kartini di masanya telah menorehkan gagasan cemerlang untuk kebangkitan kaum perempuan di lingkungan keratonnya. Sartika secara lebih konkrit telah membangun kiprah nyata melalui pendirian sekolah-sekolah untuk kaum perempuan di Bandung. Cut Nyak Dien dan Cut Nyak Meutia secara nyata turut angkat senjata bahu membahu dengan Teuku Umar melawan kolonialisme di Aceh. Nama-nama itu hanya bagian kecil yang telah kita kenal atas kiprah wanita dalam kehidupan sosial. Lebih jauh di masa Nabi, Khadijah, Aisyah mereka adalah diantara Ummul Mukminin yang turut serta menegakkan syiar Islam di periode awal.
Senin, 28 Mei 2012
Perencanaan Kegiatan Masjid
Masjid bukan lagi sebuah institusi keagamaan yang dapat dibiarkan dan berjalan seadanya. Mesjid memiliki beragam fungsi ganda. Mesjid bukan hanya sarana beribadah secara mahdloh melainkan juga beribadah secara lebih luas memasuki wilayah sosial horizontal. Kaitannya dengan fungsi-fungsi sosial ini maka para pengelola maupun pembinanya dituntut memiliki wawasan meskipun serba sedikit tentang manajemen masjid. Diantara fungsi dasar dalam manajemen masjid ini adalah perencanaan kegiatan masjid. Kiranya modul berikut dapat membantu para pengelola dan pembina masjid dalam memahami perencanaan kegiatan masjid tersebut. Silahkan unduh disini untuk membacanya.
Langganan:
Postingan (Atom)