Senin, 24 Maret 2014

Teknik Penyusunan Instrumen Identifikasi Potensi Wilayah atau Kelompok Sasaran

Kegiatan identifikasi potensi wilaya atau kelompok sasaran merupakan kegiatan pendahuluan dari seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan. Karena itu Kementerian Agama telah menyusun modul terkait dengan kompetensi tersebut. Silahkan unduh disini untuk dipelajari lebih lanjut. Semoga bermanfaat.

Senin, 09 Desember 2013

STRATEGI PENYULUHAN AGAMA MELALUI PENTAS (Sebagai Sutradara)

Bagi Penyuluh Agama Ahli Muda, salah satu strategi yang diharapkan dapat dilakukan adalah melalui pementasan. Strategi ini dalam rangka mendekatkan dengan kultur dan kondisi psikologis jamaah. Silahkan unduh disini untuk mempelajari modul terkait.

Rabu, 28 Agustus 2013

POLA

Apa yang membuat suatu karya memiliki perbedaan penyebutan secara spesifik meskipun ia memiliki beberapa kriteria umum yang sama? Jawabannya adalah pola. Jika anda disajikan sebuah pola tertentu untuk dijahitkan maka hasil jahitan anda memiliki nama spesifik, apakah ia disebut kemeja, jas atau jaket. Bukan ia masih mewakili konsep pakaian? Tetapi ia memiliki ciri khusus yang menjadikannya memiliki sebutan berbeda. itulah pola!
Konsep ini berlaku pula pada penyusunan karya tulis. Menulis secara umum sama saja pengertiannya yakni menuangkan gagasan secara tertulis dan tentu memenuhi kaidah penulisan umumnya. Namun demikian, ketika dikatakan menyusun karya tulis artinya tulisan anda mengikuti pola tertentu yang menjadikannya memiliki ciri khas sehingga suatu karya tulis disebut memiliki nuansa ilmiah, atau sekedar bahan ajar untuk suatu pertemuan pembelajaran. Demikian pula halnya dalam penyusunan bahan materi penyuluhan agama.
Konsep ini saya sampaikan dalam pertemuan dengan teman teman Penyuluh Agama Katolik di Hotel Papyrus Bogor tanggal 26 Agustus 2013 tempo hari. Dalam kesempatan tersebut saya sangat banyak belajar dari mereka. Bagaimanapun, ketika saya berdiri di depan teman teman peserta, Saya bukanlah satu satunya sumber belajar, merekapunmerupakan sumber belajar yang baik.
Saya berharap masih bisa berbagi dengan siapapun sesama teman teman penyuluh Agama untuk bersama sama membangun negeri ini. Klik disini untuk mengunduh modul KTI bagi Penyuluh Agama

Selasa, 25 Juni 2013

Psikologi Sosial

Kita sering melalui beragam peristiwa sosial. Sebagai bagian dari peristiwa itu kadang kita tidak menyadari mengapa, dan bagaimana peristiwa tersebut dapat berlangsung. Sains, memberikan sumbangan pengetahuan untuk membedah berbagai gejala peristiwa sosial tersebut dalam Psikologi Sosial. Diantara buku yang dapat dibaca adalah Social Psychology karya Hogg. Unduh disini untuk membacanya.

Rabu, 08 Mei 2013

MEMBANGUN KOMITMEN, LOYALITAS DAN KEPUASAN MELALUI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL


Moch. Fachrurozy

Abstract
There are two paradigms we can found when discussing about leadership; those are transactional and transformational leadership. This paper is to examine the contribution of transformational leadership to commitment and its concomitants of involvement, loyalty, and satisfaction. I also consider the mechanisms underlying the process. Although transformational leadership clearly affects the performance of work groups and organizations, the strongest effects of transformational leadership seem to be on followers’ attitudes and their commitment to the leader and the organization. Moreover, it may be that it is the extraordinary commitment of followers of transformational leaders that underlies the exceptional performance of many groups led by transformational leaders.

Selasa, 23 April 2013

IDENTITAS ULIL AMRI

oleh Firman Nugraha

Pendahuluan
Pemimpin dan kepemimpinan menjadi isu penting kaitannya dengan dinamika kemasyarakatan. Kepemimpinan merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin dalam memimpin suatu kelompok, baik terorganisasi maupun  tidak. Peranannya sangat penting, mengingat pemimpin adalah sentral figur dalam kelompok tersebut. Pemimpin menjadi barometer keberhasilan kelompok dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemberian motivasi, pengawasan sehingga tercapainya tujuan-tujuan bersama dalam kelompok tersebut. Dengan demikian, kepemimpinan yang baik dapat meningkatkan kemampuan bawahan untuk menunjukan kualitas kerja secara maksimal, sehingga pencapaian tujuan dapat dilakukan secara efesien dan efektif.

Rabu, 13 Maret 2013

Paparan Perubahan Kurikulum Nasonal

Perubahan Kurikulum dengan identitas Kurikulum 2013 bagi Balai Diklat Keagamaan Bandung menjadi bagian dari program penting agar para guru dan madrasah di Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat tidak ketinggalan informasi. Untuk itu sebagai lembaga yang bertanggunjawab dalam meningkatkan mutu tenaga pendidik di Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat, Balai Diklat Keagamaan Bandung pada tanggal 13 Maret menyelenggarakan seminar sehari dengan menghadirkan narasumber dari Puskurbuk Kemendikbud dan pejabat berwenang dari Kementerian Agama.
Bagi teman-teman yang memerlukan bagian dari tayangan seminar tersebut dapat mengunduhnya disini.

DJJ PENYULUH AGAMA JILID II


Setelah sempat absen pada tahun 2012, kini di tahun 2013 Balai Diklat Keagamaan Bandung kembali membuka progam Diklat bagi Penyuluh Agama dengan model Pembelajaran Jarak Jauh. Pada tahun 2011 peminat (pendaptar) cukup banyak, kiranya mereka yang belum terakomodir pada tahun 2011 dapat menjadi prioritas pada tahun 2013 ini.
Bagi anda Penyuluh Agama di wilayah tugas Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat yang belum pernah atau belum mendapat alokasi Diklat reguler yang diasramakan, dapat juga mendaptar pada program ini. Program ini terutama ditujukan kepada mereka yang cukup melek dengan teknologi danmemiliki self regulated learning yang tinggi.

Rabu, 13 Februari 2013

Pedoman Penilaian Angka Kredit PA

Beberapa teman-teman penyuluh kadang "merasa kesulitan dalam melaporkan kegiatannya terutama berkenaan dengan perolehan Angka Kredit terkait persyaratan naik pangkat dan jabatan. Pedoman berikut mudah-mudahan dapat membantu teman-teman penyuluh dalam melakukan estimasi kebutuhan Angka Kredit dan cara menyusunnya. Silahkan klik disini untuk mengunduhnya.

Senin, 14 Januari 2013

Pedoman Pembentukan Kelompok Sasaran PA

Dewasa ini masih terdapat teman-teman penyuluh yang memanfaatkan kelompok jamaah binaan yang sudah terbentuk sebelumnya sebagai lahan tugas. Namun demikian sesungguhnya harapan terbesar bagi teman-teman penyuluh adalah menyisir anggota masyarakat yang belum terjamah oleh kelompok binaan baik pemerintah maupun masyarakat. Inilah pedoman yang dapat dijadikan rujukan yang diterbitkan oleh Kementerian Agama.

Silahkan klik disini untuk mengunduhnya.

Senin, 23 Juli 2012

CITRA PEREMPUAN DALAM BUDAYA SUNDA

Bagaimanakah kedudukan wanita di Jawa Barat? Khususnya dalam perspektif budaya Sunda? Setidaknya ada dua pandangan yang berlawanan tentang hal ini. Pertama mereka yang memandang bahwa Budaya Sunda sangat menghormati kedudukan wanita, dan kutub berikutnya yang secara ekstrim menunjukkan bahwa wanita Sunda seringkali terpojokkan pada satu posisi yang lebih buruk mengenai citra dirinya.

Kurang Nyusu

Bubar Jumaahan barudak tinglaliud hareupeun kios vcd bajakan nu lolobana ngajual kasét video klip amatiran. Loba pisan “penggemarna”  video klip nu kitumah, dalah mun aya dina nu hajatan gé rajeun sok pada ngajugjugan pajarkeun téh itung-itung ronggéng baheula.
Beuki meuweuhna jelema nu resep nongton kana sarupaning orat nu diobral, ceuk si Adun mah etatéh masalah nu gedé kacida jeung jelas éfistemologina cenah semu édég. Barudak bengong nempo pamolah si Adun nu siga kacalikan téh.

“Déngékeun siah”, cenah.  “Da lamun silaing kabéh nyusuna parat dua taun mah can tangtu pakokolot resep untap intip jeung tuang toong, komo ngahajakeun nempokeun orat mah”. “Pédah ilaing nyusuna parebut jeung bapa manéh, atawa dihilian ku susu sapi tah balukarna iliaing pan resep pisan kana paoratan téh, antukna nagara kacow, malah pamaréntah kudu nyieun satgas sagala, da di lembur déwék mah baheula satgas téh kumendan hangsip. (16 Maret 2012)

Rabu, 27 Juni 2012

WANITA ISLAM DALAM KELUARGA DAN KARIR

Kartini di masanya telah menorehkan gagasan cemerlang untuk kebangkitan kaum perempuan di lingkungan keratonnya. Sartika secara lebih konkrit telah membangun kiprah nyata melalui pendirian sekolah-sekolah untuk kaum perempuan di Bandung. Cut Nyak Dien dan Cut Nyak Meutia secara nyata turut angkat senjata bahu membahu dengan Teuku Umar melawan kolonialisme di Aceh. Nama-nama itu hanya bagian kecil yang telah kita kenal atas kiprah wanita dalam kehidupan sosial. Lebih jauh di masa Nabi, Khadijah, Aisyah mereka adalah diantara Ummul Mukminin yang turut serta menegakkan syiar Islam di periode awal.